
Jiwa termenung di antara derasnya air hujan, seraya berhayal. Mencari kehangatan di dalam dinginnya kesendirian, Akankah? Ah, tidak mungkin.
ketidak jelasan menyauh diriku saat kau menghujani pikiranku.
Bagaimana dengan rindu yang berbisik? Kurasa serupa rindu kemarau akan hujan. Cinta begitu menggelora, namun terpendam bersama hujan yang senja, aku hanya mampu menatapnya, tapi tersudut tuk lafazkan.
Cinta yang tak terlafazkan begitu pendih menyayat hati, pilu tuk menahan, namun takut tuk tuturkan, karna paras tak semerbak arjuna, karna harta tak sekaya bangsawan, hanya hati setulus murni yang dimiliki, sungguh tak cukup menampung rindu…

1 comments:
Begitulah cinta ...
ReplyPost a Comment